Arsutek VS Teknik Sipil baik? membandingkan keduanya ibarat mencari
kebaikan antara imajinasi dan hitungan, tentu saja keduanya mempunyai fungsi
dan kegunaan masing-masing. Namun bagi masyarakat umum mungkin menjawab arsitek
yang lebih baik karena kata tersebut sudah menjadi semacam merk brand yang
menggambarkan sebuah profesi ahli dalam bidang bangunan, sehingga ada gambaran
bahwa untuk mewujudkan bangunan hanya butuh Arsitek saja, hal ini bisa jadi
benar ketika bangunan yang dibangun hanya bangunan sederhana dengan bentuk dan penggunaan
material standar. beda lagi jika bentuk bangunan aneh sebagai hasil imajinasi
arsitek maupun pemilik rumah, akan sangat beresiko fatal jika tidak melibatkan
teknik sipil didalamnya. bayangkan saja membangun rumah indah tetapi roboh
begitu saja.
Jika kita lihat perbandingan teknik
sipil dan arsitektur diatas maka seringkali ada pertentangan dalm proses kerja,
misalnya seorang arsitek sudah capek membuat gambar suatu bentuk bangunan indah
ternyata setelah di hitung oleh seorang teknik sipil ternyata bentuk tersebut
tidak bisa diwujudkan karena bisa roboh. Begitu juga sebaliknya seorang teknik
sipil bisa jadi menemukan metode kerja dan pemilihan material yang bagus dan
murah namun dalam pandangan arsitek bisa jadi hal tersebut kurang indah dan
menarik, jadi diperlukan kerjasama yang baik antara arsitek dan teknik sipil
dalam merencanakan bangunan.
Jadi, arsitek dan teknik sipil sama baiknya, yang terbaik adalah jika
mempunyai kemampuan, keduanya bisa saling berimajinasi menciptakan bangunan
indah juga dapat merencanakan perhitungan strukturnya, kalaupun tidak sanggup
menguasai kedua ilmu tersebut, maka diperlukan kerjasama antara seorang arsitek
dan teknik sipil untuk mewujudkan bangunan yang indah, kuat serta murah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar